TEMA: PENDIDIKAN DI INDONESIA
JUDUL: EVALUASI PENDIDIKAN

PENDAHULUAN
Latar Belakang
Tuntunan akan kwalitas lulus dalam bidang pendidikan mendapatkan tantangan
yg terus-menerus. Lulusan yg berkualitas sangat ditentukan oleh proses pembelajaran yg dilaksanakan oleh guru. Salah satu hal yg penting dalam pembelajaran yaitu melakukan evaluasi terhadap peserta didik, evaluasi dalam proses belajar mengajar merupakan komponen yg penting dan tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan proses. Bagi pendidik evaluasi juga berguna untuk mengukur keberhasilan proses belajar mengajar bagi peserta didik berguna untuk mengetahui bahan pelajaran yg diberikan dan program yg dilaksanakan. Oleh karena itu langkah yg harus ditempuh oleh seorang guru dalam mengadakan evaluasi harus menetepkan apa yg menjadi sasaran evaluasi tersebut supaya untuk memudahkan guru melakukan tersebut.

PEMBAHASAN
1. pegertian evaluasi pendidikan
Istilah evaluasi berasal dari bahasa Inggris evaluation yg berarti tindakan atau proses untuk menentukan sesuatu atau dapat diartikan sebagai tindakan atau proses untuk menetukan nilai segala sesuatu yg ada hubungannya dengan pendidikan. Dalam bahasa Arab berarti imtihan dan khataman sebagai cara menilai akhir dari proses poendidikan. Dari segi istilah evaluasi dapat diartikan sebagai proses pembandingan situasi yg da dengan keriteria tentu karena evaluasi adalah proses mendapatkan informasi dan menggunakannya untuk menyusun penilaian dalam rangka membuat keputusan.

2. kedudukan evaluasi pendidikan
Evaluasi pendidikan memiliki kedudukan yg amat strategis, karena hasil dari kegiatan evaluasi dapat digunakan sebagai input untuk melakukan pembanguna pendidikan. ajaran islam juga menaruh perhatian besar terhadap evaluasi tersebut. Allah SWT. dalam berbagai firman-Nya dalam kitab suci Al-quran memberitahukan kepada kita, bahwa pekerjaan evaluasi terhadap manusia didik adalah merupakan suatu tugas penting dalam rangkaian proses pendidikan yg telah dilaksanakan oleh pendidik.

3. fungsi evaluasi
Evaluasi dalam proses belajar mengajar merupakan komponen yg penting dan tidak dapat dipisahkan dari keseluruhan proses. kepentingan evaluasi tidak hanya mempunyai makna bagi proses belajar
siswa, tetepi juga memberikan umpan balik terhadap progam secara keseluruhan. oleh karena itu inti evaluasi adalah mengadakan informasi bagi pihak pengelola proses belajar mengajar untuk membuat macam-macam keputusan.

4. prinsif evaluasi
evaluasi adalah penilaian tentang suatu aspek yg dihubungkan dengan situasi aspek lainnya sehingga diperoleh suatu gambaran yg menyeluruh yg ditinjau dari berbagai aspek. evaluasi diartikan sebagai proses penilaian tentang keberhasilan tujuan-tujuan pendidikan yg tidak dicapai.
prinsip-prinsip evaluasi tersebut antara lain:
a. evaluasi hendaknya didasarkan atas hasil pengukuran yg komprehensif. yaitu pengukuran yg meliputi aspek kognitif, afeki dan psikomotorik.
b. evaluasi harus dibedakan antara panskoran dengan angka dan penilaian denagn katagori.
c. dalam proses pemberian nilai hendak nya diperhatikan 2 macam penilaian. yaitu penilaian yg norm referenced dan orientation refenced. yg pertama berkenaan dengan hasil belajar, sedangkan yg kedua berkenaan dewngan penetapan.
d. pemberian nilai hendaknya memerlukan bagianmtekral dari proses mengajar.
e. penilaian hendaknya bersifat komparabel artinya dapat dibandingkan antara satu tahap penilaian dengan tahap penilaian lain nya.
f. sistem penilaian yg dipergunakan hendaknya jelas bagi siswa dan pada pengajar sendiri, sehingga tidak membingungkan.

5. sasaran evaluasi
langkah yg harus ditempuh oleh guru dalam mengadakan evaluasi ialah menetapkan menetapkan apa yg menjadi sasaran evaluasi tersebut. sasaran evaluasi ini penting diketahui supaya memudahkan guru dalam menyusun alat-alat evaluasi.
pada umumnya ada 3 sasaran pokok evaluasi, yaitu:
a. segi tingkah laku, artinya segi-segi yg mengangkut sikap, minat perartian, keterampilan murid sebagai akibat dari proses ngajar mengajar.
b. segi pendidikan, artinya penguasaan materi pelajaran yg diberikan oleh guru dalam proses ngajar mengajar.
c. segi-segi yg mengangkut proses belajar mengajar dalam mengajar itu sendiri, yaitu bahwa proses belajar mengajar perlu diberi penilaian secara objektif dari guru. sebab baik tidaknya hasil belajar yg dicapai oleh murid.

6. ciri-ciri evaluasi dalam pendidikan
a. penilaian dilakukan secara langsung, contohnya mengukur kepandaian melalui ukuran kemampuan menyelesaikan soal-soal.
b. engunaan ukuran kuantitatif artinya menggunakan simbol sebagai hasil pertama pengukuran.
c. menggunakan unit-unit satuan-satuan yg tetap.
d. penilaian pendidikan bersifat relative artinya tidak sama atau tidak selalu tetap dari satu waktu kewaktu yg lain.
e. dalam penilaian pendidikan itu sering terjadi kesalahn-kesalahan.

0 Response to " "

Posting Komentar

COMENT YAA, BUAT Q

tugas kuliah

my album